The End of IT Major is Approaching

Case study: http://www.ui.ac.id/berita/analisis-big-data-untuk-intervensi-kesehatan-masyarakat.html

Analisis Big Data untuk Intervensi Kesehatan Masyarakat

Selasa (25/4/2017), Departemen Biostatistika dan Kependudukan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) menyelenggarakan Kuliah Umum Big Data dengan tajuk “Big Data Analysis for Public Health Intervention” di Ruang Promosi Doktor, FKM UI.

Kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan pengenalan terkait big data, konsep bisnis analis, pemanfaatan big data dalam bidang kesehatan masyarakat dan penelitian di bidang kesehatan masyarakat, serta pengenalan aplikasi dalam pengolahan big data.

Kuliah umum menghadirkan dua pembicara yang ahli dalam bidang ini yakni dr. Iwan Ariawan, MSPH, yang merupakan lulusan Master of Science in Public Health dari University of California, Los Angeles dan merupakan Staf Pengajar Pemodelan Statistik dan Manajemen Data dengan Komputer di FKM UI serta Dr. Herwanto, S.Kom, M.Si, yang merupakan IT Manager di PT Pertamina Bina Medika, dan dimoderatori oleh Dr. Besral, SKM, M.Sc yang merupakan Ketua Departemen Biostatistika dan Kependudukan FKM UI.

Dr. Herwanto, S.Kom, M.Si, yang menjadi pembicara pertama dalam kuliah umum kali ini memberikan materi terkait “Big Data Analytics: Tools dan Aplikasinya”. Sebagai seorang praktisi ia menjelaskan secara aplikatif bagaimana penggunaan tools dan aplikasi dalam pengolahan big data.

Di dalam materinya, Herwanto menjelaskan bahwa big data merupakan istilah untuk data sangat besar dan kompleks yang tidak dapat dikelola (capture, store, manage, analyze) dengan software dan tool pemrograman database biasa/konvensional. Selama ini, analisis data biasanya hanya mengenal suatu software tertentu hanya digunakan untuk satu jenis data saja, tetapi dalam kuliah umum Herwanto menjelaskan cara penggunaan Hadoop suatu aplikasi yang dapat digunakan untuk mengolah data numeric, teks, dan image sekaligus.

Sementara dalam sesi materi kedua, dr. Iwan Ariawan, MSPH menyampaikan materi terkait “Pemanfaatan Big Data dalam Kesehatan Masyarakat”. Pendekatan kesehatan masyarakat sudah sejak lama memanfaatkan data. Mengumpulkan data tentang kejadian yang sudah terjadi dan membuat kesimpulan berdasarkan pola yang ada pada data tersebut.

Menurut dr. Iwan, dalam kesehatan masyarakat kita terutama tertarik terhadap perilaku dan perubahan perilaku dari masyarakat, institusi kesehatan, tenaga kesehatan dan politisi. Ketersediaan data yang besar dan cepat dari segala sumber merupakan alat yang bermafaat untuk kesehatan masyarakat.  Tetapi, ketersediaan big data juga memberikan tantangan tersendiri dalam pemanfaatannya.

Tantangan pemanfaatan big data dalam Kesehatan Masyarakat ini antara lain ketersediaan dan akses data, struktur dan klasifikasi data, privasi dan kerahasiaan data perorangan, serta bias dalam analisis faktor risiko. Sehingga para pelaku profesi Kesehatan Masyarakat harus berhati-hati dalam menggunakan big data.

Pada akhir kuliah umum, moderator menyimpulkan bahwa jumlah data yang telah dibuat dan disimpan pada tingkat global hari ini hampir tak terbayangkan jumlahnya. Data tersebut terus tumbuh tanpa henti. Sayangnya sampai saat ini, baru sebagian kecil data yang telah dianalisis. Pentingnya big data, tidak hanya seputar pada jumlah data yang di miliki, tetapi hal yang penting adalah bagaimana mengolah data-data tersebut untuk pengambilan keputusan.